Showing posts with label BISNIS. Show all posts
Showing posts with label BISNIS. Show all posts

Kecelakaan Kerja

Pengertian Kecelakaan Kerja
Kecelakaan didefinisikan sebagai suatu kejadian yang tak terduga, semula tidak dikehendaki yang mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik bagi manusia dan atau harta benda, Sedangkan kecelakaan kerja adalah kejadian yang tak terduga dan tidak diharapkan dan tidak terencana yang mengakibatkan luka, sakit, kerugian baik pada manusia, barang maupun lingkungan. Kerugian-kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan dapat berupa banyak hal yang mana telah dikelompokkan menjadi 5, yaitu :
1) Kerusakan
2) Kekacauan organisasi
3) Keluhan, kesakitan dan kesedihan
4) Kelainan dan cacat
5) Kematian

Bagian mesin, alat kerja, tempat dan lingkungan kerja mungkin rusak oleh kecelakaan, Akibat dari itu, terjadilah kekacauan organisasi (biasanya pada proses produksi), Orang yang ditimpa kecelakaan mengeluh dan menderita, sedangkan keluarga dan kawan-kawan sekerja akan bersedih hati, kecelakaan tidak jarang berakibat luka-luka, terjadinya kelainan tubuh dan cacat, bahkan tidak jarang kecelakaan merenggut nyawa dan berakibat kematian.15







b. Latar Belakang Terjadinya Kecelakaan Kerja
Pada dasarnya latar belakang terjadinya kecelakaan di pengaruhi oleh 2 faktor, yaitu16 :
1) Unsafe Condition
Dimana kecelakaan terjadi karena kondisi kerja yang tidak aman, sebagai akibat dari, beberapa poin dibawah ini :
a) Mesin, Peralatan, Bahan, dsb
b) Lingkungan Kerja
c) Proses Kerja
d) Sifat Pekerjaan
e) Cara Kerja
2) Unsafe Action
Dimana kecelakaan terjadi karena perbuatan / tindakan yang tidak aman, sebagai akibat dari beberapa poin dibawah ini :
a) Kurangnya pengetahuan dan keterampilan
b) Karakteristik fisik
c) Karakteristik mental psikologis
d) Sikap dan tingkah laku yang tidak aman



c. Kecelakaan Lalu lintas
Kecelakaan dikelompokkan menjadi 3 bentuk kecelakaan yaitu :
1) Kecelakaan akibat kerja pada perusahaan
2) Kecelakaan lalu lintas
3) Kecelakaan dirumah
Pengelompokkan 3 bentuk kecelakaan ini merupakan pernyataan yang jelas, bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan bagian dari kecelakaan kerja, Sedangkan definisi yang pasti mengenai kecelakaan lalu lintas adalah suatu kejadian kecelakaan yang tidak terduga, tidak direncanakan dan diharapkan yang terjadi di jalan raya atau sebagai akibat dari kesalahan dari suatu akitivitas manusia di jalan raya, yang mana mengakibatkan luka, sakit, kerugian baik pada manusia, barang maupun lingkungan.
Sedangkan korban kecelakaan lalu lintas adalah manusia yang menjadi korban akibat terjadinya kecelakaan lalu lintas, Berdasarkan tingkat keparahannya korban kecelakaan (casualitas) dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :
1) Korban meninggal dunia atau mati (fatality killed)
2) Korban luka-luka berat (serious injury)
3) Korban luka-luka ringan (slight injury)



Negara-negara didunia tidak seragam dalam mendefinisikan korban mati (fatality) khusunya mengenai jangka waktu setelah terjadinya kecelakaan, namun secara umum, jangka waktu ini berkisar antara 1 sampai 30 hari.17

d. Klasifikasi Kecelakaan Lalu lintas
Klasifikasi kecelakaan pada dasarnya dibuat berdasarkan tingkat keparahan korban, dengan demikian kecelakaan lalu lintas dibagi dalam 4 macam kelas sebagai berikut 18:
1) Klasifikasi berat (fatality accident), apabila terdapat korban yang mati (meskipun hanya satu orang) dengan atau korban luka-luka berat atau ringan.
2) Klasifikasi sedang, apabila tidak terdapat korban yang mati namun dijumpai sekurang-kurangnya satu orang yang mengalami luka-luka berat.
3) Klasifikasi ringan, apabila tidak terdapat korban mati dan luka-luka berat, dan hanya dijumpai korban yang luka-luka ringan saja.




4) Klasifikasi lain-lain ( kecelakaan dengan kerugian materiil saja ), yaitu apabila tidak ada manusia yang menjadi korban, hanya berupa kerugian materiil saja baik berupa kerusakan kendaraan, jalan, jemabatan, ataupun fasilitas lainnya.
Read More

Usaha Eceran

Pengecer merupakan salah satu jenis pedagang perantara disamping usaha grosir. Pengecer memegang peranan penting bagi konsumen akhir yang mengkonsumsi barang dagangan, maupun bagi kesuksesan organisasi atau badan yang menyediakan barang dagangan (produsen). Pengecer menghimpun barang-barang yang dinginkan konsumen dari berbagai macam sumber dan tempat, sehingga memungkinkan konsumen untuk membeli beraneka macam barang dalam jumlah kecil dengan harga yang layak, dan tempat yang terjangkau.
a. Pengertian Pengecer
Pengertian pengecer menurut George H. Lucas et al (1994 : 2) adalah :
“Retailing is all activities involved in marketing of goods and services directly to consumers for their personal, family, or household use.”
Sedangkan menurut F. Lusch dan Dunne (1990 : 4), pengecer adalah sebagai berikut :
““Retailing is the final stage in the progression of merchandise from producer to consumer”
Menurut Levy and weitz (1993 : 6) :
“Retailing is a business that sells product and services to consumers for their personal or family use. A retailer is the final business on a distribution channel that links manufacturers with consumers”
Dari berbagai pendapat yang telah diuraikan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pengecer (retailer) adalah suatu bentuk usaha yang menjual produk atau jasa langsung kepada konsumen akhir untuk dikonsumsi, dimana produk atau jasa tersebut didapatkan dari produsen yang menghasilkannya.
b. Jenis-jenis Pengecer
Menurut Kotler (1997 : 563-565) ada tiga jenis bentuk retailer, yaitu :
Store retailers, non-store retailers, dan retail organization.
1. Store retailers terdiri dari :
a. Toko Khusus (Speciality Store ) : adalah pengecer yang menjual kategori barang-barang tertentu dngan pilihan merk yang banyak tetapi dalam jumlah yang terbatas. Contoh toko buku.
b. Toko Serba Ada (Departement Store) : Adalah pengecer yang mempunyai beberapa lini produk dimana setiap lini produk dioperasikan sebagai sebuah departemen yang terpisah dengan menggolongkan barang-barang yang dijual untuk pria, wanita, anak-anak, alat rumah tangga, barang elektronik dan sebagainya.
c. Pasar Swalayan (Supermarket) : adalah pengecer yang beroperasi secara besar, memiliki biaya yang rendah, volume penjualan tinggi, bersifat swalayan yang dirancang untuk melayani kebutuhan-kebutuhan total konsumen akan produk perlengkapan rumah tangga.
d. Toko kebutuhan Sehari-hari (Convenience Store) : adalah pengecer yang relatif kecil dan berada pada wilayah-wilayah pemukiman, waktu buka panjang, dan buka tujuh hari atau seminggu serta memiliki lini produk yang terbatas untuk kebtuhan sehari-hari yang memiliki perputaran tinggi.
e. Toko Diskon (Discount Store) : adalah pengecer yang menjual barang-barang standar dengan harga yang lebih rendah karena menerima margin yang lebih rendah dan volume yang lebih tinggi.
f. Pengecer Pemberi Potongan Harga (Off Price Retailer) : adalah pengecer yang membeli dengan harga yang lebih rendah dari pada harga grosir yang umum dan membebani konsumen dengan harga eceran yang lebih rendah. Ada tiga jenis utama pengcer pembri potongan harga, yaitu took pabrik, took independen, dan took gudang.
g. Toko super, Toko Kombinasi dan Pasar Hyper (Super Store, Combination Store, dan Hyper Market)
1. Toko Super adalah took yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan total konsumen untuk jenis-jenis makanan yang dijual secara rutin dan jenis-jenis non makanan. Toko super biasanya menawarkan pelayanan dalam bidang pencucian, pembersihan, perbaikan sepatu, dan tempat makan siang.
2. Toko Kombinasi adalah diversifikasi dari pada pasar swalayan, dengan memasukkan produk obat-obatan dengan resep.
3. Pasar Hyper adalah kombinasi antara pasar swalayan, toko diskon dan prinsip-prinsip pengecer gudang. Jenis produknya lebih dari pada barang-barang yang dijual secara rutin, termasuk furniture peralatan berat dan ringan, jenis-jenis pakaian dan produk lainnya.
h. Catalog Showroom : adalah toko yang menjual barang-barang yang mempunyai nama, mudah dijual dan memiliki margin yang tinggi dengan harga diskon.
2. Non-store Retailers
Adalah pengecer yang tidak menjual produknya pada toko melainkan dengan cara yang berbeda.
Ada empat bentuk non-store retailers yaitu :
a. Direct Selling
b. Automatic Vending
c. Buying Service
d. Mail Order Retailer
3. Retail Organization
Merupakan usaha eceran yang dimiliki oleh kelompok, bukan perorangan. Retail Organization sering disebut Corporate Retailing.
Bentuk-bentuk dari Retail Organization adalah :
a. Corporate Cahin
b. Voluntary chain and Cooperative
c. Consumer Cooperative Retailer
d. Franchise Organization
e. Merchandise conglomerate
c. Macam-macam Pedagang Eceran
Meskipun tujuan yang ingin dicapai oleh usaha eceran adalah sama, yaitu mendapatkan keuntungan dari penyampaian barang kepada konsumen akhir ternyata cara yang dipakai berbeda-beda. Pemilihan cara yang dipakai untuk menjual barang ini merupakan bagian dari kebijaksanaan pemasaran yang dijalankan usaha eceran. Macam-macam usaha eceran menurut Marwan asri (1991 : 289) antara lain :
1. Door to Door Retailing
Cara menjual barang dengan menjajakan dari rumah ke rumah, sebenarnya cara ini sudah dikenal lama namun masih cukup banyak dipakai, terutama untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari. Pada saat sekarang ini door to door retailing tidak terbatas pada barang kebutuhan sehari-hari tetapi juga barang-barang lain seperti buku, parfum, alat-alat rumah tangga, dan peralatan elektronik banyak ditawarkan dan dapat dibeli dengan cara ini. Sebenarnya menjual dengan mendatangi konsumen adalah cara yang mahal, akan tetapi salah satu segi biaya dapat ditekan karena pedagang eceran tidak perlu toko yang tetap. Salah satu perusahaan yang menjalankan usaha dengan cara ini adalah perusahaan Electrolux.
2. General Store dan Single line Store
General Store pada dasarnya adalah suatu bentuk toko yang melayani hampir segala macam kebutuhan konsumen. Perhatiannya tidak terpusat pada satu atau dua macam barang tertentu saja. Apa yang nampaknya dibutuhkan oleh konsumen sedapat mungkin disediakan oleh toko ini. Tetapi secara keseluruhan luas usaha ini tidak sebesar supermarket atau toko serba ada. Berlawanan dengan General Store ini adalah single Line store. Semakin banyak jumlah barang yang akan dijual akan menyulitkan pedagang eceran untuk menangani seluruhnya. Akibatnya sebagian pedagang eceran memusatkan perhatiannya pada satu kelompok barang dagangan saja (Single Line).
3. Speciality Shop
Pengertian Speciality Shop adalah toko yang menjual suatu jenis barang tertentu yang mempunyai sifat kekhususan tertentu. Specilaity shop yang sukses akan menjadi besar sehingga menjadi Speciality Store. Biasanya toko ini terletak di kawasan berbelanja yang mahal, yang hanya dapat dikunjungi oleh calon konsumen yang benar-benar mempunyai cukup uang. Toko ini biasanya kecil dan mempunyai keunikan tersendiri sehingga mudah melekat dalam ingatan konsumen, dan suasana didalam toko biasanya dibuat sedemikian pribadi.
4. Departement Store atau Toko serba Ada
Toko jenis ini merupakan salah stu bentuk usaha eceran yang menyediakan sangat beraneka ragam barang kebutuhan konsumen. Satu Departement Store mungkin menjual pakaian wanita, pakaian pria, apakaian anak-anak, alat-alat olah raga, perhiasan, alat rumah tangga, serta alat tulis. Sesuai dengan namanya, Departement store terbagi lagi menjadi bagian-bagian (departement) seperti single line maupun speciality shop, baik dalam hal pengelolaan, promosi dan sebagainya. Masing-masing bagian dikepalai oleh seorang penanggung jawab yang bertugas mengelola, mengawasi dan mengambil keputusan menyangkut bagian tersebut. Karena kegiatannta yang demikian besar Departement Store biasanya berukuran besar pula.
5. Mail Order Retailing
Penjualan melalui pos merupakan usaha eceran yang sangat terkenal dinegara maju. Pedagang eceran ini menawarkan barangnya melalui pos dengan mengirimkan calon konsumen katalog barang yang biasanya dilengkapi dengan gambar barang yang ditawarkan. Konsumen memesan barang yang dipilihnya melaui pos, begitu pula pembayarannya.
6. Vending Machines
Penjualan dengan Vending Machines adalah suatu penjualan barang konsumsi kepada konsumen akhir melalui mesin secara otomatis. Pembeli melayani dirinya sndiri dengan cara memasukkan sejumlah uang tertentu kedalam mesin tersebut, sebelum barang yang dibeli keluar. Dalam cara ini kontak antara pembeli dan penjual hampir tidak ada.
7. Shopping Centre
Shopping Centre atau pusat-pusat perbelanjaan nampak tumbuh pesat diberbagai kota besar mengikuti semakin majunya jalan pikiran konsumen dan semakin banyak kemudahan-kemudahan yang mereka inginkan dari penjual. Shopping Centre meliputi suatu sistem kegiatan yang besar, tidak hanya menjual barang dagangan saja, selain itu harus dipikirkan juga fasilitas parkir, taman, restauran, bahkan sampai pada jasa Bank, peukaran uang maupun tempat ibadah. Berdasrkan ruang lingkup konsumen yang dilayani, Shopping Centre terbagi atas tiga macam yaitu :
a. Neighborhood Shopping Centre
Pusat perbelanjaan ini sebenarnya dapat dikatakan hanya kumpulan dari beberapa pengecer dari berbagai jenis barang dagangan yang membentuk tempat berdagang yang berdekatan satu sama lainnya. Konsumen yang dilayani adalah konsumen disekitarnya saja, dalam radius yang ditempuh dalam lima sampai sepuluh menit dan barang yang dijual pada umumnya adalah barang kebutuhan sehari-hari.
b. Community Shopping Centre
Pusat perbelanjaan ini lebih besar dari pusat perbelanjaan sebelumnya, baik dalam arti luas fisiknya maupun jumlah pengecer yang berjualan disana. Barang yang disediakan juga tidak hanya barang kebutuhan sehari-hari tetapi sampai barang belanjaan dan barang-barang khusus.
c. Regional Shopping Centre
Pusat perbelanjaan ini lebih besar lagi. Barang-barang yang ditawarkan disini bahkan sudah mengarah ke barang-barang Shopping. Didalamnya terdapat beberapa toko serba ada ataupun pasar swalayan. Pengecer yang menjual barang kebutuhan sehari-hari juga ada, tetapi mereka tidak lagi menjadi pusat perhatian konsumen. Konsumen datang dari berbagai penjuru untuk mencari barang-barang khusus yang tidak mereka temukan di shopping center (baik neighborhood maupun community center) disekitar tempat tinggal mereka.
d. Bauran Perdagangan Eceran
menurut Michael Levy dan Barton A. Weitz (1995 : 22), bauran perdagangan eceran (retailing Mix) adalah :
“ The combination of factors retailers use to satisfy consumer need influence purchase decisions. Element in the rtailing mix include the types of the merhandise and service offered, merchandise pricing, advertising and promotional program, store design, merchandise display, assistence to customers provided by sales people, and convenience of the store’s location.”
Disini dijelaskan bahwa bauran perdagangan eceran adalah kombinasi dari beberapa faktor usaha ecerana yang digunakan untuk kepuasan konsumen yang dibutuhkan untuk mempengaruhi keputusan pembelian. Faktor-faktor tersebut antara lain kebijakan jenis barang dagangan dan pelayanan yang ditawarkan, harga barang dagangan, program iklan dan promosi, disain swlayan, display barang dagangan, pramuniaga dan lokasi swalayan.
Sedangkan menurut rally D. Redinbough (1986 : 4), bauran perdagangan eceran dapat didefinisikan sebagai suatu perpaduan terhadap keputusan produk untuk barang dan jasa (pelayanan), barang dagangan, promosi, kebijakan harga, lokasi dan pramuniaga. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan beberapa elemen dalam bauran pemasaran eceran antara lain sebagai berikut :
a. Keputusan produk untuk barang dan jasa (pelayanan)
Barang dagangan suatu produk yang dijual kepada konsumen haruslah memiliki mutu yang sangat baik. Demikian juga dengan pelayanan yang akan diberikan oleh perusahaan. Konsumen akan melakukan pembelian apabila swalayan tersebut meyediakan produk yang sesuai dengan keinginan mereka.
b. Barang dagangan (merchandising)
Untuk menambah volume lini produk, meningkatkan kualitas dan keragaman produk maka manajemen perusahaan harus menetapkan perencanaan barang dagangan sehingga pengaturan barang dagangan menjadi sangat baik.

c. Kebijakan Promosi
Kegiatan promosi yang baik harus selalu memperhatikan apa yang akan diberitahu kepada konsumen, bagaimana media yang akan dipilih, siap-siapa saja yang menjadi target promosi yang dilakukan perusahaan dan lain sebagainya. Cara yang dapat digunakan usaha eceran untuk mempromosikan barang dagangan supaya dapat menarik perhatian konsumen adalah dengan menciptakan suatu kreativitas melalui periklanan, promosi penjualan dan publisitas.
d. Kebijakan Harga
Perusahaan harus menetapkan penetapan harga barang dagangannya sesuai dengan keadaan pasar karena bisnis usaha eceran merupakan bisnis yang memiliki pesaing yang sangat banyak sehingga tidak mungkin perusahaan menetapkan harga dengan sangat tinggi yang berbeda jauh dengan pesaingnya. Disamping itu tanggapan konsumen terhadap berbagai tingkat harga dapat menjadi dasar keberhasilan penetapan harga oleh prusahaan.
e. Lokasi Swalayan
Pemilihan lokasi swalayan sangat menentukan sekali dalam bisnis perdagangan eceran. Lokasi swalayan yang terletak ditengah pusat perdagangan atau pusat kota merupakan harapan semua pemilik bisnis eceran. Lokasi swalayan harus mudah untuk dikunjungi oleh para konsumennya. Tersedia juga berbagai jenis sarana angkutan umum untuk para konsumen.
f. Pramuniaga (sales personal)
Disamping faktor-faktor yang disebutkan diatas, satu hal yang merupakan bauran perdagangan eceran adalah pramuniaga. Perusahaan harus mempekerjakan pramuniaga-pramuniaga yang memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga mereka mengerti bagaimana melayani konsumen secara baik.
Read More

penolak miskin



AYAT KURSI:
1) Baca pada saat keluar rumah, 70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi
2) Baca saat masuk rumah, kemiskinan tdk akan memasuki rumahmu
3) Baca setelah berwudhu, Derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat
4) Baca pada saat tidur, malaikat akan menjagamu sepanjang malam ...
5) Baca setelah solat, maka jarak antara kamu dan surga hanyalah kematian. SAMPAIKAN KEPADA ORANG LAIN,MAKA INI ADALAH SEDEKAH JARIAH. DAN PADA SETIAP ORANG YANG MENGAMALKAN, KAMU AKAN IKUT MENDAPT PAHALANYA SAMPAI HARI KIAMAT
AYAT KURSI:
1) Baca pada saat keluar rumah, 70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi
2) Baca saat masuk rumah, kemiskinan tdk akan memasuki rumahmu
3) Baca setelah berwudhu, Derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat
4) Baca pada saat tidur, malaikat akan menjagamu sepanjang malam ...
5) Baca setelah solat, maka jarak antara kamu dan surga hanyalah kematian. SAMPAIKAN KEPADA ORANG LAIN,MAKA INI ADALAH SEDEKAH JARIAH. DAN PADA SETIAP ORANG YANG MENGAMALKAN, KAMU AKAN IKUT MENDAPT PAHALANYA SAMPAI HARI KIAMAT
Read More

Peran konsumen dalam membeli

Menurut Engel et. Al (2000:31) Keputusan pembelian adalah proses merumuskan berbagai alternatif tindakan guna menjatuhkan pilihan pada salah satu alternatif tertentu untuk melakukan pembelian.
Pemasar perlu mengetahui siapa yang terlibat dalam keputusan membeli dan peran apa yang dimainkan oleh setiap orang untuk banyak produk, cukup mudah untuk mengenali siapa yang mengambil keputusan.
Menurut Engel et. Al (2000:33) beberapa peran dalam keputusan membeli:
a. Pemrakarsa orang yang pertama menyarankan atau mencetuskan gagasan membeli produk atau jasa tertentu.
b. Pemberi pengaruh: orang yang pandangan atau sarannya mempengaruhi keputusan membeli.
c. Pengambil keputusan : orang yang akhirnya membuat keputusan membeli atau sebagian dari itu, apakah akan membeli, apa yang dibeli, bagaimana membelinya atau di mana membeli.
d. Pembeli : orang yang benar-benar melakukan pembelian
e. Pengguna : orang yang mengkonsumsi atau menggunakan produk atau jasa.


Mengetahui peserta utama proses pembelian dan peran yang mereka mainkan membantu pemasar untuk menyesuaikan program pemasaran.
7. Jenis-jenis tingkah laku keputusan pembelian
Semakin kompleks keputusan yang harus diambil biasanya semakin banyak pertimbangannya untuk membeli. Menurut (Kotler, 2000:160): adapun jenis-jenis tingkah laku membeli konsumen berdasarkan pada derajat keterlibatan dan tingkat perbedaan antara merek, yaitu:
a. tingkah laku membeli yang komplek
b. tingkah laku membeli yang mengurangi ketidakcocokan.
c. tingkah laku membeli yang mencari variasi
d. tingkah laku membeli yang menjadi kebiasaan.
Penjelasan jenis-jenis tingkah laku tersebut adalah sebagai berikut:
a. Tingkah laku membeli yang kompleks
Tingkah laku membeli konsumen dalam situasi yang bercirikan keterlibatan tinggi konsumen dalam pembelian dan perbedaan besar yang dirasakan diantara merek.
Pembeli ini akan melewati proses pembelajaran, pertama mengembangkan keyakinan mengenai produk, kemudian sikap, dan selanjutnya membuat pilihan membeli yang dipikirkan masak-masak. Pemasar dari produk yang banyak melibatkan peserta harus memahami tingkah laku pengumpulan informasi dan evaluasi dari konsumen yang amat terlibat. Mereka perlu membantu pembeli belajar mengenai atribut kelas produk dan kepentingan relatif masing-masing, dan mengenai apa yang ditawarkan merk tertentu, mungkin dengan menguraikan panjang lebar keunggulan mereka lewat media cetak.
b. Tingkah laku membeli yang mengurangi ketidakcocokan
Tingkah laku membeli konsumen dalam situasi yang bercirikan keterlibatan konsumen yang tinggi tetapi sedikit perbedaan yang dirasakan diantara merek. Tingkah laku membeli yang mengurangi ketidakcocokan terjadi ketika konsumen amat terlibat dalam pembelian barang yang mahal, jarang dibeli dan beresiko tetapi melihat sedikit perbedaan diantara merek.
c. Tingkah laku membeli yang merupakan kebiasaan
Tingkah laku membeli yang menjadi kebiasaan terjadi di bawah kondisi keterlibatan konsumen yang rendah dan perbedaan merek yang dirasakan besar.
Konsumen tampaknya mempunyai keterlibatan yang rendah dengan kebanyakan produk yang mempunyai harga murah dan sering dibeli.
Dalam hal ini, tingkah laku konsumen tidak diteruskan lewat urutan keyakinan – sikap – tingkah laku yang biasa. Konsumen tidak mencari informasi secara ekstensif mengenai merek mana yang akan dibeli. Sebaliknya, mereka secara pasif menerima informasi ketika menonton televisi atau membaca majalah. Pengulangan iklan menciptakan pengenalan akan merek bukan keyakinan pada merek. Konsumen tidak membentuk sikap yang kuat terhadap suatu merek; mereka memilih merek karena sudah dikenal. Karena keterlibatan mereka dengan produk tidak tinggi, konsumen mungkin tidak mengevaluasi pilihan bahkan setelah membeli. Jadi, proses membeli melibatkan keyakinan merek yang terbentuk oleh pembelajaran pasif, diikuti dengan tingkah laku membeli, yang mungkin diikuti atau tidak dengan evaluasi.
Karena pembeli tidak memberikan komitmen yang kuat pada suatu merek, pemasar produk yang kurang terlibat pada beberapa perbedaan merek seringkali menggunakan harga dan promosi penjualan untuk merangsang konsumen agar mau mencoba produk.
d. Tingkah laku membeli yang mencari variasi
Konsumen menjalani tingkah laku membeli yang mencari variasi dalam situasi yang ditandai oleh keterlibatan konsumen rendah, tetapi perbedaan merk dianggap berarti.
Dalam kategori produk seperti ini, strategi pemasaran mungkin berbeda untuk merk yang menjadi pemimpin pasar dan untuk merk yang kurang ternama. Perusahaan akan mendorong pencarian variasi dengan menawarkan harga rendah, penawaran khusus, kupon, sampel gratis, dan iklan yang menunjukkan alasan untuk mencoba sesuatu yang baru.
8. Proses Keputusan Membeli
Menurut (Kotler, 2000:204) tahap-tahap yang dilewati pembeli untuk mencapai keputusan membeli melewati lima tahap, yaitu:
a. Pengenalan Masalah
b. Pencarian Informasi
c. Evaluasi alternatif
d. Keputusan Membeli
e. Tingkah laku pasca pembelian.

Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:
a. Pengenalan masalah
Proses membeli dimulai dengan pengenalan masalah dimana pembeli mengenali adanya masalah atau kebutuhan. Pembeli merasakan perbedaan antara keadaan nyata dan keadaan yang diinginkan.
b. Pencarian informasi
Seorang konsumen yang sudah terkait mungkin mencari lebih banyak informasi tetapi mungkin juga tidak. Bila dorongan konsumen kuat dan produk yang dapat memuaskan ada dalam jangkauan, konsumen kemungkinan akan membelinya. Bila tidak, konsumen dapat menyimpan kebutuhan dalam ingatan atau melakukan pencarian informasi yang berhubungan dengan kebutuhan tersebut.
Pengaruh relatif dari sumber informasi ini bervariasi menurut produk dan pembeli. Pada umumnya, konsumen menerima sebagian besar informasi mengenai suatu produk dari sumber komersial, yang dikendalikan oleh pemasar. Akan tetapi, sumber paling efektif cenderung sumber pribadi. Sumber pribadi tampaknya bahkan lebih penting dalam mempengaruhi pembelian jasa. Sumber komersial biasanya memberitahu pembeli, tetapi sumber pribadi membenarkan atau mengevaluasi produk bagi pembeli. Misalnya, dokter pada umumnya belajar mengenai obat baru cari sumber komersial, tetapi bertanya kepada dokter lain untuk informasi yang evaluatif.
c. Evaluasi alternatif
Tahap dari proses keputusan membeli, yaitu ketika konsumen menggunakan informasi untuk mengevaluasi merk alternatif dalam perangkat pilihan. Konsep dasar tertentu membantu menjelaskan proses evaluasi konsumen. Pertama, kita menganggap bahwa setiap konsumen melihat produk sebagai kumpulan atribut produk. Kedua, konsumen akan memberikan tingkat arti penting berbeda terhadap atribut berbeda menurut kebutuhan dan keinginan unik masing-masing. Ketiga, konsumen mungkin akan mengembangkan satu himpunan keyakinan merek mengenai dimana posisi setiap merek pada setiap atribut. Keempat, harapan kepuasan produk total konsumen akan bervariasi pada tingkat atribut yang berbeda. Kelima, konsumen sampai pada sikap terhadap merek berbeda lewat beberapa prosedur evaluasi. Ada konsumen yang menggunakan lebih dari satu prosedur evaluasi, tergantung pada konsumen dan keputusan pembelian.
Bagaimana konsumen mengevaluasi alternatif barang yang akan dibeli tergantung pada masing-masing individu dan situasi membeli spesifik. Dalam beberapa keadaan, konsumen menggunakan perhitungan dengan cermat dan pemikiran logis. Pada waktu lain, konsumen yang sama hanya sedikit mengevaluasi atau tidak sama sekali; mereka membeli berdasarkan dorongan sesaat atau tergantung pada intuisi. Kadang-kadang konsumen mengambil keputusan membeli sendiri; kadang-kadang mereka bertanya pada teman, petunjuk bagi konsumen, atau wiraniaga untuk memberi saran pembelian.
Pemasar harus mempelajari pembeli untuk mengetahui bagaimana sebenarnya mereka mengevaluasi alternatif merek. Bila mereka mengetahui proses evaluasi apa yang sedang terjadi, pemasar dapat membuat langkah-langkah untuk mempengaruhi keputusan membeli.

d. Keputusan membeli
Dalam tahap evaluasi, konsumen membuat peringkat merek dan membentuk niat untuk membeli. Pada umumnya, keputusan membeli konsumen adalah membeli merek yang paling disukai, tetapi dua faktor dapat muncul antara niat untuk membeli dan keputusan untuk membeli. Faktor pertama adalah sikap orang lain, yaitu pendapat dari orang lain mengenai harga, merek yang akan dipilih konsumen. Faktor kedua adalah faktor situasi yang tidak diharapkan, harga yang diharapkan dan manfaat produk yang diharapkan. Akan tetapi peristiwa-peristiwa yang tak diharapkan bisa menambah niat pembelian.
e. Tingkah laku pasca pembelian
Tahap dari proses keputusan pembeli, yaitu konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli berdasarkan pada rasa puas atau tidak puas. Yang menentukan pembeli merasa puas atau tidak puas dengan suatu pembelian terletak pada hubungan antara harapan konsumen dengan prestasi yang diterima dari produk. Bila produk tidak memenuhi harapan, konsumen merasa tidak puas, bila memenuhi harapan konsumen merasa puas, bila melebihi harapan konsumen akan merasa puas.
Konsumen mendasarkan harapan mereka pada informasi yang mereka terima dari penjual, teman dan sumber-sumber yang lain. Bila penjual melebih-lebihkan prestasi produknya, harapan konsumen tidak akan terpenuhi dan hasilnya ketidakpuasan. Semakin besar antara kesenjangan antara harapan dan prestasi, semakin besar ketidakpuasan kosumen. Hal ini menunjukkan bahwa pembeli harus membuat pernyataan yang jujur mengenai prestasi produknya sehingga pembeli akan puas.
Read More

List Program Penghasil Uang dari internet

Bisnis Online dan Internet Marketing yg Benar dan Lurus
Sarana mendapatkan penghasilan dari internet
List Program Penghasil Uang Puluhan Ribu Dollar per bulan

Sumber: forum Publisher Terbesar se-Indonesia Adsense-id.com (http://www.adsense-id.com/forums/forum.php)

Thread saya maksudkan untuk membantu member baru. Terinspirasi dari seringnya saya temui di trit perkenalan yang bunyinya?
“Tolong ajari saya bisnis online” ; “Bagaimana cara mendapatkan uang dari internet” ; “bagaimana caranya belajar bisnis online” ; dan segala macam pertanyaan yang seharusnya tidak perlu ditanyakan terlebih dahulu sebelum mencari dan membaca isi forum ini.

Padahal saya sudah memberikan Panduan cara untuk lebih mudah mencari dan meng-eksplore isi forum ini dan sudah di sticky oleh Moderator p3durungan: http://www.adsense-id.com/forums/showthread.php/64827

Jadi, kalo seandainya temen-temen semua mendapatkan trit perkenalan yang bunyinya seperti diatas itu, mungkin bisa langsung diarahkan ke thread ini kali ya,

Seperti kita ketahui, sangat banyak bisnis online dan internet marketing yang bertebaran di dunia maya. Saking banyaknya Jalan dan Cara untuk mendapatkan uang dari internet, Saya tidak bisa menuliskan semuanya satu-persatu. Tapi yang umum dan menurut saya paling sering dan gampang untuk dikerjakan seperti yang saya list di bawah ini:

1. PPC (Paid per click) Terbesar : Google Adsense

2. PPC Lain : Chitika.com, Clicksor.com, Adhitz.com, Bidvertiser.com, dkk..

3. PPC image : Luminate.com, Imagespacemedia.com, dkk..

4. PPC Lokal : Kliksaya.com, Kumpulblogger.com, Adsensecamp.com, IdBlognetwork.com, Innity.com, Sitti.co.id, dkk…

5. Affiliate Marketing : Amazon.com, Ebay.com, Clickbank.com, Commission Junction (cj.com), dkk…

6. Pay Per Impresi : tribalfusion.com, casalemedia.com, smowtion.com, adreactor.com, matomymedia.com, xtendmedia.com, snap.com, paid-to-promote.net, blueadvertise.com, trafficrevenue.net, burstmedia.com, globaltakeoff.com, dkk…

7. Pay Per Action / CPA Program : CPALead.com, Maxbounty.com, Adscendmedia.com, Azoogle.com, filinet.com, fluxads.com, revenueads.com, adjal.com, adscendmedia.com, affiliatebot.com, cj.com (commission junction), clixgalore.com, CPAboo.com, CPAbullet.com, CPAeMarket.com, Globaldirectmedia.com, lidango.com, linkshare.com, nichepreform.com, peerfly.com, perfecttracking.com, profitistic.co.uk, reachresult.com, synervation.net, triadmedia.com, vcommission.com, dkk…

8. Text Link Ads : infolinks.com, kontera.com, teliad.com, dkk…

9. Jual Beli Service :
Bisa di forum-forum besar seperti: kaskus.us, adsense-id.com, digitalpoint.com, warriorforum.com, dkk…
Jual Beli Jasa di Fiverr.com, microworkers.com, elance.com, dsb…
Adapun Jasa-jasa yang bisa di jual antara lain:
Jasa Writer / Penulis Artikel :
Jasa Update Blog
Jasa SEO Lengkap
Jasa Link Building
Jasa Membuat Website
Jasa Membuat Logo dan Header
Jasa Like Fanspage dan Twitter Follower
Jasa Membuat berbagai macam Akun, baik akun Adsense, Akun Email, Akun Ping.fm, Akun di forum-forum, Akun Paypal, dan segala macam akun.
Jasa Memverifikasi Akun Paypal (jual beli VCC) dan Lepas Paypal Limited (membuat skrinsut yang diminta Paypal)
Jasa membuat akun Bank US
Jasa Submit artikel dan Website ke Social Bookmark, Article Directory, dsb...
Jasa Pindahan Hosting
Jasa Sewa Hosting dan Domain
Jasa Survey
Jasa Lain-lain yang tidak bisa aku sebutkan satu-persatu saking banyaknya. Apapun kemampuan Anda, Semuanya bisa dijual dalam bentuk Jasa.. list contoh penjual jasa aneka rasa.

10. Jual beli Produk sendiri atau Dropship produk orang lain dengan system komisi :
Barang Sehari-hari: Baju anak, Baju trendy, Sepatu, Tas, HP, Pulsa, Mobil, Rumah dan Tanah, Motor, dsb…
Barang Technology: ebook, tips dan trik, blueprint, software-software, tools, plugin, jual vcc, tools-tools SEO (seperti senuke X, AMR, BMD, SB, Xrumer, dkk..) dsb…

11. Jual Link dan Banner di Website sendiri.

12. Jual beli website di Flippa.com dan di Website Market[

13. Broker Domain (Jual Beli Domain ber Pagerank dan Domain Premium) :
Beli lewat website registar: auction.godaddy.com, name.com, dll..
Jual di forum dan broker: sedo.com, namepros.com, adsense-id.com, digitalpoint.com, dkk…

14. Broker Links dan Link Sales :
Bisa menjadi Broker sendiri di forum-forum dengan cara mempertemukan antara advertiser dan website owner : adsense-id.com, digitalpoint.com, warriorforum.com, dkk…
Bisa juga melalui website broker seperti: TextLinkAds (text-link-ads.com), Backlinks.com, intelilinks.com, teliad.com, inlinks.com, dkk…

15. PTR (Paid To Review):
Bisa menjadi Broker sendiri di forum-forum dengan cara mempertemukan antara advertiser dan website owner : adsense-id.com, digitalpoint.com, warriorforum.com, dkk…
Bisa juga melalui website broker seperti : Sponsoredreviews.com, blogvertise.com, linkworth.com, buyblogreviews.com, reviewme.com, smorty.com, payingpost.com, payperpost.com, reviewstream.com, getgoodlinks.com, microworkers.com, fiverr.com, dkk…

16. Jual Segala Macam Kemampuan Yang Anda Miliki dan Waktu Luang yang Anda punya. Apapun Kemampuan Anda bisa dijual dan Jika Anda Mempunyai Waktu Luang, bisa juga mengerjakan Job-Job yang menurut Saya Sangat Mudah untuk dikerjakan. Berikut ini tempat Penyedia Job Online dan Pencari Job Online berkumpul:
Fiverr.com
Microworkers.com
Elance.com
dkk…


Nah, Mungkin sekarang yang Anda pikirkan setelah membaca uraian saya diatas adalah: “Bagaimanakah Langkah-langkah untuk memulai mendapatkan penghasilan ribuan dollar per bulan dari program-program diatas?”
Read More

tabungan syariah, insyaalloh tabungan aman di dunia dan akhirAT

syariah bukopin

Tabungan iB SIAGA
Simpanan dalam mata uang rupiah yang penyetoran dan penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu.

a. Manfaat
Keamanan dana terjamin Dapat dijadikan jaminan pembiayaan
Bank dapat memberikan bonus namun tidak diperjanjikan di awal

b. Fasilitas
Fasilitas ATM 24 jam (ATM Bersama/ALTO/BCA/PLUS DAN VISA)
Elekronic Banking (SMS Banking, Internet Banking, dan Phone Banking)
Sarana untuk melakukan pembayaran tagihan pembayaran Listrik, PAM, Telepon, Seluler, Pendidikan, PBB dan Kartu Kredit serta pembelian isi ulang pulsa telepon seluler
Sarana penyaluran zakat, Infaq, dan Shadaqah
Real time on line di seluruh outlet Bank Bukopin dan Bank Syariah Bukopin
Nasabah secara otomatis terlindungi oleh asuransi bebas premi khusus untuk saldo rata-rata akhir bulan minimal Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah), dengan pertanggungan sebagai berikut :
Jenis Pertanggungan Besar Pertanggungan
Meninggal dunia karena kecelakaan Rp. 10.000.000,-
Santunan meninggal dunia karena wajar Rp. 5.000.000,-
Cacat tetap total Maks. Rp. 10.000.000,-
Biaya pengobatan karena kecelakaan 10% dari biaya pengobatan maks Rp. 1.000.000,-

c. Akad
Akad yang digunakan adalah akad wadiah yad dhamanah
Wadiah yad dhamanah adalah yang berarti mustawda (bank) dapat memanfaatkan dana dan menyalurkan dana yang disimpan serta menjamin bahwa dana tersebut dapat ditarik setiap saat oleh muwwadi (nasabah)

d. Persyaratan dan Ketentuan
Diperuntukan bagi perorangan
Mengisi formulir kartu ATM
Tanda pengenal : KTP/SIM/Paspor
Setoran awal : Rp. 50.000,-
Setoran berikutnya : min Rp. 10.000,-
Saldo minimum : Rp. 35.000,-
Penarikan melalui teller : Maks Rp. 100 juta/hari (konfirmasi)
Penarikan melalui ATM : Maks Rp. 10 juta/hari

e. Biaya-Biaya
Bebas biaya administrasi bulanan
Bebas biaya administrasi ATM
Bebas biaya penarikan tunai di ATM yang tergabung dalam jaringan ATM Bukopin, ALTO, BCA/Prima dan ATM Bersama
Bebas biaya penarikan tunai di teller
Biaya dibawah saldo minimum > 1 tahun : Rp. 10.000,-/bulan
Biaya penutupan Rekening : Rp. 15.000,-




BANK MUAMALAT

Tabungan Muamalat
Tabungan syariah dalam mata uang rupiah yang akan meringankan transaksi keuangan Anda, memberikan akses yang mudah, serta manfaat yang luas. Tabungan Muamalat kini hadir dengan dua pilihan kartu ATM/Debit yaitu Shar-E Regular dan Shar-E Gold.

Peruntukkan :
Perorangan usia 18 tahun ke atas

Fitur Unggulan :
Gratis tarik tunai di seluruh ATM Muamalat, ATM BCA/ Prima, ATM Bersama
Gratis biaya administrasi rekening bagi pemegang Shar-E Regular dengan saldo rata-rata > Rp 2 juta
Fasilitas Debit bagi pemegang Shar-E regular di seluruh EDC merchant BCA/ Prima
Gratis biaya penutupan rekening
Fasilitas transaksi PhoneBanking 24 Jam hingga Rp 50 juta/ hari
Transfer gratis antar rekening Bank Muamalat di semua layanan (kecuali di ATM BCA/ Prima, ATM Bersama)
Limit tarik tunai di ATM hingga Rp 10 Juta/ hari

Fitur Umum :
Berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah (bagi hasil)
Biaya administrasi rekening bagi pemegang Shar-E Regular (dengan saldo rata-rata < Rp 2 juta) dan pemegang Shar-E Gold : Rp 7.500/ bulan
Biaya kartu Shar-E Gold : Rp 1.500/ bulan
Saldo minimum :
- Tanpa saldo minimum (pemegang Shar-E Regular)
- Rp 250.000 (pemegang Shar-E Gold)
Minimum setoran berikutnya : Rp 20.000

Manfaat :
Mendapatkan kartu Shar-E
Fasilitas MobileBanking dan PC Banking
Mendapatkan bagi hasil bulanan
Online di seluruh outlet Bank Muamalat
Pilihan pembayaran zakat, infaq dan shodaqoh otomatis
Pembayaran rekening
Pembelian pulsa selular elektronik
Aman dan terjamin

Kelebihan Kartu Shar-E Gold :
Akses transaksi yang lebih luas di seluruh jaringan ATM Plus dan EDC berlogo VISA di seluruh dunia
Bebas biaya transaksi Debit di seluruh merchant VISA di seluruh dunia
Keamanan transaksi yang lebih terjamin berkat adanya elemen chip-based pada kartu
Limit transaksi setaraf VISA Gold dengan biaya rekening dan biaya kartu yang lebih ringan

Syarat :
WNI : KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku
WNA : Paspor/KIMS/KITAS
Setoran pembukaan minimum :
- Rp 100.000 (Shar-E Regular)
- Rp 500.000 (Shar-E Gold)



BANK BRI SYARIAH

Tabungan BRISyariah iB
Kemudahan bertransaksi yang penuh kebaikan
Tabungan BRISyariah iB merupakan tabungan dari BRISyariah bagi nasabah perorangan yang menggunakan prinsip titipan, dipersembahkan untuk Anda yang menginginkan kemudahan dalam transaksi keuangan.
Program Hujan Emas Tabungan BRISyariah iB merupakan program yang memberikan kesempatan kepada nasabah pemilik Tabungan BRISyariah iB untuk memperoleh hadiah emas murni. Sehingga total hadiah yang diberikan selama Program Hujan Emas Tabungan BRISyariah iB lebih dari 9 kg untuk 218 orang pemenang selama 2 periode.
Manfaat
Ketenangan serta kenyamanan yang penuh nilai kebaikan serta lebih berkah karena pengelolaan dana sesuai syariah
Fasilitas
Program ini didukung dengan FAEDAH (Fasilitas Serba Mudah), merupakan fasilitas-fasilitas menarik yang diberikan kepada Nasabah Tabungan BRISyariah iB berupa:

Ringan, Setoran Awal Minimal Rp50.000
Gratis Biaya Administrasi Bulanan Tabungan
Gratis Biaya Bulanan Kartu ATM
Gratis Biaya Tarik Tunai di ATM BRI,
Jaringan ATM Bersama & PRIMA
Gratis Biaya Cek Saldo di ATM BRI,
Jaringan ATM Bersama & PRIMA
Gratis Biaya Transfer di ATM BRI, Jaringan ATM Bersama & PRIMA
Gratis Biaya Debit PRIMA



SYARIAH MANDIRI

BSM Saving
Saving account in rupiah currency under Mudharabah Mutlaqah agreement with cash withdrawal facility on mutually approved conditions.

Features & Requirement
Based on the sharia principle with mudharabah muthlaqah agreement
Minimum opening deposit: Rp80,000
Minimum next deposit : Rp10,000
Minimum balance: Rp50.000
Account closing cost: Rp20,000.
Administration cost/month: Rp6.000.

Requirement: Customer’s ID card: (KTP/SIM/Passport).

Benefits :
Secured and guaranteed
Online across BSM outlets
Competitive profit sharing
BSM Card with ATM and Debit Card functions
e-Banking facility: BSM Mobile Banking & BSM Net Banking
Easy payment of alms: zakat, infaq and sedekah .



BNI SYARIAH

Tabungan iB Hasanah
Tabungan iB Hasanah adalah simpanan dalam mata uang rupiah yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthlaqah. Mudharabah muthlaqah adalah akad antara pihak pemilik modal (shahibul maal) dengan pengelola (mudharib) untuk memperoleh keuntungan, yang kemudian akan dibagikan sesuai nisbah yang disepakati. Dalam hal ini, mudharib (bank) diberikan kekuasaan penuh untuk mengelola modal atau menentukan arah investasi sesuai syariah.

Keuntungan:
Mendapatkan BNI Syariah Card yang dapat dimanfaatkan sebagai:
Kartu Debit untuk belanja di merchant berlogo mastercard di seluruh dunia.Kartu ATM melalui jaringan BNI ATM, ATM Bersama, ATM Link di seluruh Indonesia serta jaringan ATM Internasional Cirrus di seluruh dunia.
Mendapatkan bagi hasil yang kompetitif.
Layanan informasi dan dapat bertransaksi melalui E-banking (ATM, Call center 5789 9999 dan 500046, internet banking dan sms banking). Layanan e-channel ini didukung oleh infrastruktur teknologi PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
Pembukaan rekening dan transaksi penarikan dan penyetoran dapat dilakukan di lebih dari 787 kantor cabang BNI dan 58 kantor cabang BNI Syariah.
Diikutsertakan dalam program penjaminan pemerintah.
Dapat dijadikan agunan pembiayaan.

Fasilitas:
Buku Tabungan
Kartu ATM dan PIN
Autodebet untuk setoran bulanan Tapenas iB Hasanah dan Tabungan Haji iB Hasanah

Persyaratan:
Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening.
Menunjukkan asli bukti identitas diri (KTP/SIM/Paspor) dan menyerahkan foto copy bukti identitas dimaksud.
Melakukan setoran awal Rp. 100.000,-

Spesifikasi Biaya Transaksi
Biaya Administrasi per Bulan=IDR 5.000
Biaya Pembuatan Kartu ATM=IDR 5.000
Biaya saldo di bawah minimum =IDR 2.500
Biaya Penutupan Rekening=IDR 10.000
Biaya Penggantian buku Tabungan=IDR 1.500
Biaya Penggantian Kartu ATM=IDR 10.000
Biaya Informasi Saldo di ATM BNI=0
Biaya Pembayaran Telepon, HP, TV kabel=0
Biaya Transfer ke rekening BNI atau BNI Syariah=0
Biaya Pembayaran listrik = IDR 2.000
Biaya Informasi Saldo di ATM Bersama=IDR 3.000
Penarikan Tunai melalui ATM Bersama=IDR 5.000
Transfer melalui ATM Bersama=IDR 5.000
Transfer antar bank melalui Internet Banking (non RTGS)=IDR 5.000

Batasan Transaksi
Maks. Penarikan Tunai melalui ATM=IDR 5.000.000
Batas Transfer melalui ATM BNI per Hari=IDR 50.000.000
Batas Transfer melalui Internet Banking per Hari=IDR 100.000.000
Batas Transfer melalui SMS Banking per Hari=IDR 10.000.000
Batas Transfer melalui Phone Plus per Hari =IVR : IDR 5.000.000, CSO : IDR 20.000.000, IDR 500.000.000 (terdaftar)
Maksimum belanja pada merchant per Hari=IDR 10.000.000
Maksimum pembelian Voucher Pulsa=IDR 2.000.000



DANAMON SYARIAH

Danamon Syariah iB
Sarana yang mudah untuk kebebasan bertransaksi
Giro Danamon Syariah iB merupakan simpanan dana berdasarkan prinsip Wadiah (titipan) dan Mudharabah (bagi hasil) yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, Bilyet Giro, sarana perintah bayar lainnya atau dengan pemindahbukuan.

Fasilitas:
• Layanan informasi rekening dan transaksi 24 jam melalui Phone Banking Danamon Access Center (DAC).
• Dapat melakukan transaksi (setor tunai, tarik tunai, pemindahbukuan dan transfer) di seluruh cabang Danamon baik Syariah maupun Konvensional.
• Mendapatkan layanan cash@work atau Internet Banking Danamon (optional).
• Gratis biaya administrasi bulanan.
• Tidak ada ketentuan Saldo Minimum untuk akad Wadiah, kecuali untuk akad Mudharabah
• Gratis kartu ATM perdana (khusus Nasabah Perorangan) dan gratis biaya ATM.
• Kemudahan untuk transaksi Check Saldo dan tarik tunai di mesin ATM Danamon, ATM Bersama, ALTO, Cirrus, DBS, POS Bank Singapore.
• Kartu ATM Danamon Syariah dapat digunakan untuk melakukan transfer antar bank anggota ALTO dan ATM Bersama di mesin ATM Danamon.
• Kartu ATM Danamon Syariah berfungsi juga sebagai Kartu Debit yang bisa dipakai berbelanja di merchant berlogo MasterCard, Maestro dan
MasterCard Electronic.

Manfaat:
• Memudahkan Anda dalam pengelolaan arus kas perusahaan.
• Dengan jaringan cabang Danamon yang luas dan online real time memudahkan transaksi bisnis Anda.
• Didukung teknologi canggih untuk kenyamanan Anda dalam bertransaksi.
Read More

Business Model

. ANDA BISA MEMBERIKAN JAWABAN DETIL TANPA TERBATAS

1. Dasar Ide : Apa yang melatar belakang bisnis anda ? Apa tujuan yang ingin dicapai?

2. Deskripsi Usaha : Apa produk yang dibisniskan ? Apa keunggulan produk anda dgn yang sudah ada di pasaran ? Siapa pesaing terdekat produk anda ? Apa saja bahan baku dan SDM yang dibutuhkan ?

3. Pendanaan : Darimana sumber dana yang didapatkan ? Berapa besar modal awal yang dibutuhkan serta cost-benefit nya? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk break even ?


4. Strategi Pemasaran : Siapa konsumen yang menjadi segmen bisnis anda ? bagaimana cara produk/bisnis anda memasuki (penetrasi) pasar ? bagaimana cara merawat pelanggan anda? Apa saja promosi yang bisa dilakukan ?

5. Proyeksi Keberlanjutan Usaha : bagaimana cara anda menjaga bisnis tetap bertahan dalam jangka panjang ? jika pasar jenuh dengan produk/bisnis anda, apa yang anda lakukan ?
Read More

A Golden Rule

A Golden Rule - Take Your Time!
Learn how to relax
If you are in a rush to do your sales letter, it will be obvious to the readers. Be willing to take your time and do an extremely good job. Let things stew inside your brain between each of the important elements.
After you research your prospects and get to know them, take some time to relax. Think on them and their desires for a while.
Take some time to relax after you write your headlines and choose the best one for your letter. Think about how to create that flow throughout your letter, starting with your headline.
Take some time to relax after you write your rough draft. Sit it down and come back to it the next day. Then, you will be refreshed and ready to edit it.
After you have done your editing, put it away again for a little while. Come back to it refreshed and read over it again. See if there is anything else you would like to change about it.
Don't rush through the writing process. Learn how to let your mind go to work by working on it, then relaxing a bit. Go back to work and then let your mind stew over it again. Keep this process throughout the entire letter.
Remember - a fresh mind is more likely to produce fresh copy. And fresh copy sells!
Your next steps
In this short report, I have tried to start you off on the right path to writing killer copy. But there is no way that I could have gone into the detail that some of my recommended resources will give you. Take a little more time to check them out; you will be well rewarded!
Here's a summary of what each one can offer. Check out the resource page in this report for each one, then follow through to the appropriate sales page to get full information.
Headline Creator Pro: Software that actually helps you to create winning headlines. It's an ideal brainstorming tool
Web Copywriting Made Easy: Don't be fooled by the title. This is a massive resource which will help you, whatever type of copywriting you need.
Website Conversion Secrets: This is a highly readable eBook, which pinpoints all the things you should do (and should not do) to improve the conversion rate of your website.
Weekly Newsletter: Here you can sign up for Marketing Magic's free weekly "Marketing Update" newsletter.
Free "ViPort" Software: Would you like to be able to produce Viral Reports such as this? Download the software for free!
Finally..
Some of the material in this report was taken from an excellent short article by Terry Dean. A 7 year veteran of Internet marketing, Terry will take you by the hand and show you exact results of all the Internet Marketing techniques he tests and uses every single month" Click here to find out more:
http://www.netbreakthroughs.com


This report is© 2007 Traynor Kitching & Associates ("TKA"), York, UK. You are granted a licence to distribute this report however you wish, provided that none of the material is changed. TKA accepts no responsibility for how you use this material, which is for educational purposes only. No guarantees are intended or implied.
Read More